Pelatih timnas Indonesia U-20, Indra Sjafri, mengakui tanggung jawab atas hasil buruk yang dialami Garuda Nusantara dalam Piala Asia U-20 2025 di China. Dengan dua kekalahan berturut-turut dalam dua pertandingan pembuka, Indonesia gagal melaju ke fase gugur. Meskipun hasil tersebut kurang memuaskan, Indra menekankan bahwa sebagai pelatih, dia bertanggung jawab dan mengapresiasi upaya para pemain.
Setelah kehilangan peluang untuk melanjutkan ke fase berikutnya, satu-satunya harapan tim adalah memenangkan pertandingan terakhir melawan Yaman. Meski tidak bisa membawa pulang hadiah, Indra menjelaskan bahwa pengalaman dan pembelajaran yang didapat oleh para pemain dalam ajang ini sangat berharga untuk perkembangan mereka ke depan.
Prestasi pada Piala Asia U-20 2023 di Uzbekistan, di mana Indonesia berada di posisi ketiga dalam fase grup, juga menjadi perbandingan bagi penampilan saat ini. Walaupun dengan hasil yang kurang diharapkan, Indra tetap menekankan pentingnya pengalaman dan inovasi yang didapat oleh para pemain untuk pertumbuhan mereka di masa mendatang. Sesuai dengan upaya yang dilakukan, timnas Indonesia U-20 tetap berjuang dan siap untuk pertandingan terakhir dalam kompetisi tersebut.








