Friday, January 16, 2026
HomeFinansialPenemuan: Rupiah Melemah, Fed Tahan Suku Bunga

Penemuan: Rupiah Melemah, Fed Tahan Suku Bunga

Pasar uang di Jakarta mengalami pengaruh pelemahan nilai tukar rupiah akibat keinginan Federal Reserve (The Fed) untuk menahan suku bunga acuan lebih lama. Ariston Tjendra, seorang pengamat pasar uang, menyampaikan bahwa hasil notulen rapat kebijakan The Fed pada bulan Januari menunjukkan kecenderungan bank sentral untuk mempertahankan suku bunga acuan. Keputusan tersebut dipengaruhi oleh keinginan The Fed untuk menunggu data terkini terkait inflasi, tenaga kerja, dan dampak kebijakan tarif Presiden AS Donald Trump. Seiring dengan hal ini, pelemahan kurs rupiah juga dipengaruhi oleh kebijakan tarif Trump yang masih menimbulkan sentimen negatif di pasar Asia. Di sisi lain, pasar dalam negeri mulai berspekulasi tentang kemungkinan pemangkasan suku bunga acuan atau BI-Rate karena inflasi yang rendah dan pengurangan anggaran belanja negara yang mempengaruhi bisnis lokal. Diperkirakan kurs rupiah akan melemah menuju Rp16.380 terhadap dolar AS dengan potensi support di Rp16.290. Pada pembukaan perdagangan hari Kamis, kurs rupiah melemah hingga 28 poin atau 0,17 persen menjadi Rp16.353 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.325 per dolar AS. Hal ini mencerminkan pentingnya faktor eksternal dan internal dalam menentukan kondisi pasar uang di Indonesia.

RELATED ARTICLES

Paling Populer