Tim kuasa hukum mengungkapkan bahwa Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengalami serangan massif setelah mantan Presiden Joko Widodo dikeluarkan sebagai kader PDI Perjuangan. Serangan terhadap Hasto meningkat setelah pengumuman pemecatan terhadap Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, dan Bobby Nasution oleh PDI Perjuangan. Sebelumnya, beredar isu tentang permintaan agar Hasto mengundurkan diri dan juga keberatan terhadap pemecatan Jokowi. Serangan terhadap Hasto berlanjut setelah pemecatan, dan pada 24 Desember 2024, Hasto secara resmi ditetapkan sebagai tersangka terkait dugaan suap dan penghalangan penyidikan dalam kasus Harun Masiku. Juga pada tanggal 20 Desember 2024, terjadi perpindahan kepemimpinan di KPK yang menyebabkan kekhawatiran terhadap kepentingan yang terganggu terhadap PDIP. Setyo Budiyanto juga mengungkapkan bahwa Hasto mengatur dan mengendalikan seorang advokat untuk mempengaruhi anggota KPU terkait kasus Harun Masiku. Hasto juga diduga terlibat dalam penghalangan penyidikan. Selain itu, Hasto terus mengajukan gugatan praperadilan sebagai upaya pembelaannya.
Hasto Kristiyanto Terancam Serangan Massal Pasca Dicopot dari PDIP
RELATED ARTICLES








