Friday, January 16, 2026
HomeBursaDaya Tarik Pasar RI di Tengah Rating Turun

Daya Tarik Pasar RI di Tengah Rating Turun

Pasar saham Indonesia masih memiliki daya tarik di tengah ketidakpastian kebijakan dalam negeri dan volatilitas pasar. Analis pasar modal dan founder Stocknow.id, Hendra Wardana, menyoroti penurunan rating oleh Morgan Stanley Capital International (MSCI) dan Goldman Sachs. Investor asing cenderung memilih pasar yang lebih likuid dan memiliki kebijakan ekonomi yang lebih terprediksi, seperti yang terjadi di Vietnam dan India.

Untuk mengembalikan kepercayaan investor asing, regulator dan pemerintah perlu mengambil langkah konkret. Hal ini termasuk memberikan kepastian kebijakan fiskal dan moneter serta meningkatkan transparansi di pasar. Reformasi kebijakan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga dianggap penting, seperti membuka kode broker secara real-time untuk memberikan akses informasi yang lebih luas kepada investor.

Penurunan peringkat pasar saham Indonesia oleh MSCI dan Goldman Sachs mencerminkan kekhawatiran investor global terhadap pasar domestik. Faktor-faktor seperti ketidakpastian ekonomi global, perang dagang AS-China, serta perlambatan konsumsi dalam negeri menjadi pertimbangan utama. Peringkat aset investasi di Indonesia pun turun, terutama di pasar saham dan pasar obligasi.

Meskipun indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup melemah, pasar saham Indonesia tetap memiliki potensi di tengah variabel-variabel eksternal dan internal yang harus diperhatikan. Langkah-langkah konkret perlu diambil untuk menjaga kestabilan pasar saham Indonesia dan meningkatkan kepercayaan investor, baik domestik maupun asing.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer