Friday, January 16, 2026
HomeEkonomiIni Awal Mula 'K' Berarti Ribuan: Bukan Sekadar Kebiasaan

Ini Awal Mula ‘K’ Berarti Ribuan: Bukan Sekadar Kebiasaan

Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa sering melihat harga barang atau gaji ditulis dengan huruf “K”? Misalnya, Rp100K atau 500K, mengapa huruf “K” digunakan untuk menyebut ribuan rupiah? Ternyata, penggunaan huruf “K” bukan sekadar kebiasaan belaka, melainkan memiliki makna khusus di baliknya. Huruf “K” sebenarnya berasal dari kata “kilo” yang berarti seribu dalam sistem metrik. Jadi, ketika melihat angka 100K, itu artinya 100.000 rupiah.

Penggunaan huruf “K” untuk menyatakan ribuan bukan hanya terjadi di Indonesia, namun juga digunakan secara universal dalam berbagai konteks, termasuk sains dan ekonomi. Awal mula penggunaan “K” dalam dunia finansial dimulai sejak pertengahan 1940-an ketika sistem metrik diperkenalkan untuk menyederhanakan penulisan angka besar agar mudah dipahami. Penggunaan “K” pun semakin meluas dan saat ini telah menjadi standar penulisan angka besar, termasuk dalam transaksi keuangan.

Selain dalam nominal uang, huruf “K” juga sering digunakan dalam dunia teknologi, terutama dalam hal resolusi layar. Misalnya, 2K dan 4K digunakan untuk menggambarkan tingkat ketajaman suatu gambar atau video. Resolusi 2K memiliki piksel 2.560 x 1.440 dan resolusi 4K memiliki piksel 3.840 x 2.160, semakin tinggi angka “K” dalam resolusi, semakin jernih dan tajam tampilan yang dihasilkan.

Dalam praktik sehari-hari, penggunaan “K” semakin lazim terutama dalam perdagangan dan pemasaran untuk mempermudah penyebutan harga. Konsumen lebih mudah memahami angka yang disebutkan tanpa harus membaca angka penuh. Jadi, huruf “K” bukan hanya sekedar kebiasaan tetapi memiliki landasan historis dan teknis yang kompleks dalam penulisan angka besar.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer