Tuesday, January 13, 2026
HomeBisnisSTM Mendukung Petani Binaan Meningkatkan Hasil Pertanian Organik

STM Mendukung Petani Binaan Meningkatkan Hasil Pertanian Organik

PT Sumbawa Timur Mining (STM) bertekad untuk selalu mendampingi petani binaan mereka dalam mengembangkan pertanian organik guna meningkatkan hasil panen dan mendukung pertanian yang ramah lingkungan. Tim Community Development STM, Vovia Witni, menjelaskan bahwa mereka memberikan pendampingan intensif kepada petani binaan dalam hal teknik budi daya organik, manajemen kelompok, dan strategi pemasaran. Program pertanian organik STM sudah berjalan sejak tahun 2017 dan memiliki 96 anggota di tujuh desa se-Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Perusahaan ini merupakan joint venture antara Eastern Star Resources Pty Ltd (80%) dan PT Aneka Tambang Tbk (20%), yang mengelola Proyek Hu’u, eksplorasi tembaga di Kecamatan Hu’u, Dompu, NTB. Kepala Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Hu’u, Adi Nuryadin, memberikan apresiasi atas dukungan STM dalam program pertanian organik dan menyatakan bahwa metode pertanian organik memberikan manfaat besar bagi petani, konsumen, dan alam. Melalui kolaborasi dengan Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Dompu, STM berupaya memajukan pertanian organik untuk menciptakan ketahanan pangan lokal yang lebih baik.

Petani binaan STM seperti Muhtar dari Desa Cempi Jaya dan Yasin dari Dusun Daha Barat melaporkan peningkatan hasil panen yang signifikan setelah beralih ke metode pertanian organik. Selain itu, produk pertanian organik dari Kecamatan Hu’u juga diminati oleh penduduk lokal dan wisatawan mancanegara. Astuti, seorang petani binaan di Dusun Ncangga, Desa Hu’u, mengikuti program pertanian organik STM sejak tahun 2021 dan berhasil memenuhi kebutuhan sayur mayur organik untuk restoran di sekitar Pantai Lakey.

Meskipun para petani binaan sekarang mampu menjalankan budi daya organik secara mandiri, STM terus memberikan dukungan melalui tim Community Development agar mereka dapat meraih hasil yang lebih baik. Salah satunya adalah melalui lokakarya pertanian organik yang diselenggarakan pada Februari 2025 bersama 35 petani binaan STM dan Yayasan Aliksa Organik Indonesia, yang bertujuan menghasilkan rekomendasi program untuk pengembangan usaha pertanian organik di masa depan. Dengan komitmen dan pendampingan yang berkelanjutan, diharapkan pertanian organik di Kecamatan Hu’u terus berkembang menuju kesejahteraan ekonomi yang lebih baik bagi petani lokal.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer