Menurut proyeksi ASTRA Infra, sebanyak 6,9 juta kendaraan diperkirakan akan melintasi jalan tol yang dikelola selama arus mudik dan arus balik Lebaran 2025/Idul Fitri 1446 H. Rincian proyeksi ini meliputi ruas tol seperti Tol Tangerang-Merek sepanjang 75,2 km dengan proyeksi 3,4 juta kendaraan, Tol Cikopo-Palimanan sepanjang 116,8 km dengan proyeksi 2,3 juta kendaraan, dan Tol Jombang-Mojokerto sepanjang 40,5 km dengan proyeksi 1,2 juta kendaraan. Astra Infra mengapresiasi kebijakan pemerintah yang mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik, seperti kebijakan Work from Anywhere (WFA). Proyeksi juga mencakup puncak arus mudik di berbagai ruas tol dan kesiapan layanan dari segi jalan, prasarana, dan petugas operasional di lapangan.
Pihak ASTRA Infra menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kualitas layanan arus mudik dan arus balik angkutan Lebaran 2025 dengan upaya terus bersinergi dengan pemangku kepentingan lainnya. Upaya ini diwujudkan melalui kesiapan lebih dari 1.300 petugas, 120 kendaraan layanan jalan tol, dan keamanan yang terjamin dengan lebih dari 800 unit CCTV terintegrasi. Menhub juga menyebutkan bahwa sekitar 146,48 juta orang diperkirakan melakukan perjalanan mudik Lebaran 1446 Hijriah, dengan sebagian besar pemudik berasal dari Jawa Barat, Jawa Timur, dan Jawa Tengah serta Daerah Istimewa Yogyakarta. Prediksi ini menunjukkan peningkatan jumlah pemudik yang akan menggunakan mobil pribadi, mencapai sekitar 23 persen dari total pemudik. Persiapan ini dilakukan dalam rangka mendukung kelancaran arus Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah dan memberikan pengalaman terbaik bagi pengguna jalan tol.








