PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) berhasil mencapai pencapaian luar biasa dengan pertumbuhan Nilai Aset Bersih (Net Asset Value/NAV) sebesar 10,5 persen year on year (yoy) menjadi Rp53,9 triliun pada tahun 2024, meningkat dari Rp48,9 triliun pada tahun sebelumnya. Keberhasilan ini merupakan hasil dari optimalisasi kinerja perusahaan portofolio utama seperti PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI), PT AlamTri Resources Indonesia Tbk (ADRO), dan PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG).
Direktur Investasi SRTG, Devin Wirawan, menyatakan bahwa kinerja positif yang dicapai pada tahun 2024 merupakan bukti dari strategi investasi perusahaan dalam memanfaatkan peluang di sektor-sektor strategis. Hasil dari pendekatan ini mencakup pencapaian berupa penghasilan dividen yang signifikan, kenaikan valuasi perusahaan portofolio yang berdampak pada pertumbuhan NAV, serta investasi pada portofolio perusahaan baru.
SRTG berhasil mencatatkan perolehan dividen sebesar Rp3,8 triliun pada tahun 2024, naik 36 persen (yoy) dibandingkan tahun sebelumnya, yang dipengaruhi oleh arus kas positif dari perusahaan portofolio seperti ADRO, TBIG, dan MPMX. Selain dividen, perusahaan juga berhasil memonetisasi perusahaan portofolio dan menghasilkan arus kas sebesar Rp712 miliar, sehingga total tambahan arus kas SRTG sepanjang 2024 mencapai Rp4,5 triliun.
Dalam upaya mengoptimalkan struktur permodalan, Direktur Keuangan SRTG, Lany D Wong, menjelaskan bahwa Loan to Value (LTV) perusahaan meningkat menjadi 3,1 persen pada tahun 2024 dari 0,5 persen pada tahun sebelumnya. Hal ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung peluang investasi berkualitas tinggi. Dengan struktur keuangan yang kuat dan efisien, SRTG dapat terus mengoptimalkan setiap peluang investasi di Indonesia untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan memberikan manfaat yang lebih besar kepada masyarakat.








