Wednesday, January 21, 2026
HomeLenggang JakartaSejarah Perletakan Batu Pertama Mesjid Raya Kebajoran

Sejarah Perletakan Batu Pertama Mesjid Raya Kebajoran

Pada tanggal 20 November 1953, di Kebajoran Baru, Jakarta, upacara perletakan batu pertama dari mesjid raya di Jalan Sisingamangaraja berlangsung dengan penuh semangat. Acara ini dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri Prof. Mr. Hazairin, Menteri Sosial R.P. Suroso, Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Moh. Kafrawi, Wakil Walikota Sardjono, serta para pemimpin Masjumi seperti Mr. Moh. Rum, Prawoto Mangkusasmito, dan lainnya. Pembangunan mesjid ini mendapat dukungan besar dari masyarakat setempat maupun bantuan dari Pemerintah.

Upacara perletakan batu pertama dilakukan oleh Wakil Walikota Sarjdono, mewakili Walikota Sjamsuridjal yang berhalangan hadir karena sakit. Mesjid ini direncanakan dapat menampung 2000 jamaah dan akan dilengkapi dengan pesantren di sekitarnya. Pembangunan mesjid ini berada di atas tanah seluas 4 hektar dengan biaya sekitar Rp.3.000.000,-, sebagian besar berasal dari sumbangan masyarakat Islam dan bantuan Pemerintah.

Setelah pembacaan kitab suci Alqur’an sebagai bagian dari upacara, Ketua Panitia Mesjid H. Zaini menyampaikan pidato tentang perjuangan Panitia dalam mendirikan mesjid tersebut. Sejumlah pidato sambutan juga disampaikan oleh Menteri Dalam Negeri Prof. Mr. Hazairin, Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Moh. Kafrawi, dan Mr. Moh. Rum, yang menyampaikan apresiasi dan harapan atas inisiatif dan usaha masyarakat dalam mendirikan mesjid raya ini.

Semoga mesjid raya tersebut dapat terus dijaga dan memberikan manfaat besar bagi umat Islam. Acara ini memperlihatkan semangat kerjasama dan kebersamaan dalam mendukung pembangunan tempat ibadah yang penting bagi komunitas. Tertarik dengan informasi terkait? Anda bisa mengunjungi sumbernya di Pusat Data dan Layanan Informasi ANTARA.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer