Partisipasi Perempuan di Pasar Modal Indonesia untuk Kesetaraan dan Inklusi
Peluang yang setara harus diberikan kepada semua individu di pasar modal Indonesia tanpa memandang gender. Hal ini diungkapkan oleh Plt Direktur Utama PT BNI Sekuritas, Vera Ongyono, yang menyoroti pentingnya keterlibatan perempuan dalam industri tersebut. BNI Sekuritas berkomitmen untuk menciptakan ekosistem yang mendukung kesetaraan gender, baik dalam peran sebagai investor maupun pemimpin, guna membangun pasar modal yang inklusif.
Peran perempuan dalam keuangan keluarga telah melatih mereka untuk mengelola tanggung jawab dan membuat keputusan dalam situasi yang dinamis. Banyak perempuan juga berkontribusi lebih dalam mengelola keuangan melalui investasi. Meskipun mayoritas investor di pasar modal masih didominasi oleh laki-laki, namun jumlah investor perempuan juga semakin signifikan.
Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mencatat peningkatan jumlah investor di pasar modal Indonesia, sementara perempuan juga memainkan peran penting dalam investasi surat berharga negara (SBN) ritel. BNI Sekuritas sendiri telah memberikan kesempatan yang sama bagi perempuan untuk berkontribusi dalam perekonomian melalui pasar modal.
Keberagaman di tempat kerja menjadi fokus perusahaan untuk mendukung partisipasi aktif perempuan dalam pasar modal. Hal ini tercermin dari persentase pegawai BNI Sekuritas yang mencapai 58 persen laki-laki dan 42 persen perempuan. Komitmen perusahaan terhadap keberagaman dan partisipasi perempuan di pasar modal juga dibuktikan dengan pencapaian net profit dan pendapatan yang meningkat dari tahun ke tahun.
Dengan demikian, partisipasi perempuan di pasar modal Indonesia tidak hanya tentang peluang, tetapi juga menciptakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan dan kesetaraan gender. Peran perempuan di pasar modal memiliki dampak penting dalam menciptakan lingkungan yang berkelanjutan dan berkelanjutan untuk kemajuan ekonomi Indonesia.








