Friday, January 16, 2026
HomeLintas Kota2 Tantangan Utama Pengangguran di Indonesia: Ungkapan Kemnaker

2 Tantangan Utama Pengangguran di Indonesia: Ungkapan Kemnaker

Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker) mengidentifikasi dua tantangan utama terkait masalah pengangguran di Indonesia. Tantangan pertama adalah pekerja industri yang mulai digantikan oleh mesin, sedangkan tantangan kedua adalah kemampuan warga dalam mencari pekerjaan atau agility. Menurut Staf Ahli Bidang Ekonomi Ketenagakerjaan Kemnaker, Aris Wahyudi, investasi yang cenderung padat modal ‘high-tech’ masih menjadi kendala dalam perluasan kesempatan kerja. Beliau juga menyoroti penurunan jumlah lapangan kerja yang dihasilkan oleh investasi dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir.

Aris juga menekankan pentingnya kemampuan bergerak atau agility bagi pencari kerja, sambil meningkatkan keterampilan atau skill yang dimiliki. Pencari kerja, terutama generasi Z, perlu terus belajar dan meningkatkan soft skill mereka agar dapat bersaing secara lebih efektif di pasar kerja yang semakin kompetitif. Menanggapi data pengangguran di Jakarta yang mencapai 338.000 orang, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Provinsi DKI Jakarta, Hari Nugroho, menjelaskan bahwa pihaknya sedang memperbarui data ini melalui portal Kementerian Ketenagakerjaan RI.

Dalam bursa kerja yang diadakan, 40 perusahaan berpartisipasi dengan menawarkan sekitar 1.945 lowongan kerja. Harapannya, setidaknya 50 persen dari jumlah lowongan kerja tersebut dapat terisi oleh para pencari kerja yang hadir di acara tersebut. Dengan adanya upaya seperti ini, diharapkan dapat membantu mengurangi tingkat pengangguran di Jakarta dan memberikan kesempatan lebih banyak bagi masyarakat untuk mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan dan minat mereka.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer