Menurut Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, jumlah penumpang bus diprediksi akan mengalami peningkatan sekitar delapan persen di Lebaran tahun ini dibandingkan tahun sebelumnya. Potensi total penumpang di berbagai terminal utama dan bantuan diperkirakan mencapai 295.987 orang, naik delapan persen dari tahun sebelumnya. Salah satu faktor penyebab kenaikan ini adalah sebagian orang menahan keinginan pulang kampung pada masa libur Natal dan Tahun Baru sebelumnya karena waktu antara libur Natal, Tahun Baru, dan Lebaran tahun ini relatif dekat.
Dishub DKI Jakarta telah menyiapkan 2.846 unit bus dengan melibatkan 428 operator AKAP di berbagai terminal. Mereka juga telah melakukan pemeriksaan kelaikan bus AKAP sejak tanggal 1 Maret 2025 untuk memastikan sarana angkutan umum layak beroperasi. Pemantauan pelaksanaan Angkutan Lebaran tahun ini akan dilakukan melalui Posko Terpadu Angkutan Lebaran Tahun 2025 M/1446 H tingkat Provinsi DKI Jakarta mulai tanggal 21 Maret 2025 hingga 11 April 2025 sesuai dengan edaran dari Kementerian Perhubungan. Sebagai upaya untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat yang akan mudik saat Lebaran tahun ini.








