Petenis AS Coco Gauff tampil gemilang dalam turnamen di Miami ketika ia berhasil mengalahkan rekan senegaranya, Sofia Kenin, tanpa kehilangan satu gim pun. Kemenangan dengan skor 6-0, 6-0 ini adalah keberhasilan kedua dalam karier Gauff setelah sebelumnya menang dengan skor yang sama di Madrid. Gauff merasa bahwa pertandingan tersebut adalah hasil dari permainan tenis yang sangat bagus darinya, meskipun lawannya tidak bermain dengan performa terbaiknya. Petenis berusia 21 tahun ini mengakui bahwa kekalahan dari rekan senegaranya di Wimbledon dua tahun lalu membawa dampak transformasional bagi kariernya, termasuk membantu dirinya dalam meraih gelar Grand Slam pertamanya di US Open.
Setelah kemenangan ini, Gauff kini unggul 2-0 atas juara Australian Open 2020, termasuk kemenangan di Melbourne tahun ini. Meski mengalami pasang surut dalam beberapa bulan terakhir, Gauff tetap optimis dan memiliki fokus pada kemenangan selanjutnya. Dia menyadari bahwa setiap pertandingan adalah kesempatan baru untuk bermain dengan baik, dan memaksimalkan potensinya. Meskipun tidak mencapai standar yang diinginkan, Gauff tetap merasa senang atas kemenangan hari itu dan yakin bahwa masih banyak waktu untuk meningkatkan permainannya.
Kemenangan Gauff akan membawanya melawan unggulan ke-28 Maria Sakkari di babak ketiga. Meski belum pernah mencapai babak keempat di Miami sebelumnya, Gauff optimis dan siap menghadapi lawan berikutnya. Dengan penampilan gemilangnya, Gauff membuktikan bahwa dia adalah salah satu petenis muda yang patut diperhitungkan di dunia tenis saat ini.








