Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berbagi capaian kinerja bersama Wakil Gubernur Rano Karno dalam memimpin Jakarta di hadapan para kiai, ulama, dan habaib saat berbuka bersama di Masjid Fatahillah, Balai Kota. Pramono menyatakan bahwa Jakarta sedang berusaha untuk menjadi kota global tanpa kehilangan karakter religius warganya. Dia menekankan pentingnya silaturahim dengan tokoh agama dalam menjaga keamanan dan kenyamanan Jakarta selama Ramadan. Pramono menegaskan komitmennya untuk menjaga hubungan baik antara pemerintah dan ulama serta memperhatikan warga kurang mampu.
Pramono juga menyampaikan sejumlah capaian kinerja, seperti penetapan Jakarta International Stadium (JIS) sebagai markas klub Persija dan penyelesaian masalah hunian di Kampung Bayam. Dia juga mengungkapkan bahwa sebanyak 707.622 siswa menerima pencairan Kartu Jakarta Pintar (KJP), serta berhasil memutihkan ijazah yang tertahan berkat kerja sama dengan Baznas. Jakarta juga menghadapi tiga jenis banjir, yaitu kiriman, lokal, dan rob (pesisir). Pemprov DKI Jakarta telah melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dan menyiapkan 500 pompa untuk mengantisipasi banjir rob.
Selain itu, aturan perekrutan PPSU diubah untuk memungkinkan lulusan SD mendaftar. Jakarta juga mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan membuka kantin di sekolah umum dan keagamaan. Pemprov DKI Jakarta akan membuka empat rute baru Trans Jabodetabek untuk mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi serta memberikan program mudik gratis kepada 22.000 warga.
Pemprov DKI Jakarta juga berencana meluncurkan kartu lansia, kartu disabilitas, dan kartu anak bagi warga kurang mampu setelah Lebaran 2025. Selain itu, pembukaan taman selama 24 jam dan hingga pukul 22.00 juga menjadi bagian dari peningkatan fasilitas publik di Jakarta. Pramono menegaskan bahwa Pemprov DKI Jakarta tidak akan melakukan operasi yustisi terhadap para pendatang, tetapi mereka harus memiliki KTP Jakarta. Beliau menyatakan kesiapan Pemprov DKI untuk membantu dalam pengurusan dokumen kependudukan demi menciptakan lingkungan yang lebih tertata dan inklusif di kota Jakarta.








