Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno, telah memberikan instruksi kepada Wali Kota untuk memeriksa ketersediaan lahan guna pembangunan Balai Rakyat sebagai tempat berkumpul untuk masyarakat sekitar. Rencananya, Balai Rakyat ini akan menjadi pusat kegiatan masyarakat dan diharapkan dapat direalisasikan tahun depan. Instruksi ini dilakukan sebagai respons terhadap aspirasi Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) terkait potensi lahan yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.
Tak hanya berbicara mengenai Balai Rakyat, Rano juga menyampaikan program umrah gratis bagi marbut masjid. Dia menginstruksikan pengurus DKM untuk mengusulkan nama-nama marbut yang akan diberangkatkan umrah setelah Idul Adha tahun ini. Para marbut yang terpilih akan mendapatkan kesempatan untuk melaksanakan ibadah umrah setelah perayaan Lebaran Haji.
Sementara itu, dalam kunjungannya ke Masjid Jami Al-Hidayah, Kemanggisan, Jakarta Barat, Rano disambut hangat oleh warga sekitar. Ketua DKM masjid tersebut, Ahmad Fikri Amin, menjelaskan bahwa Masjid Jami Al-Hidayah merupakan masjid tertua di Palmerah dan memiliki sejarah yang kaya. Meskipun keberadaannya masih kokoh sejak pertama kali dipugar pada tahun 1987, kisah sebenarnya tentang asal usul masjid ini masih menjadi misteri.
Semua langkah ini menunjukkan komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mendukung kegiatan keagamaan serta membangun kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur sosial seperti Balai Rakyat. Diharapkan, kebijakan ini dapat memberikan manfaat yang nyata bagi warga Jakarta.








