Tuesday, January 13, 2026
HomeFinansialOJK Bali Mendorong Literasi Keuangan Pelajar: Gemar Menabung

OJK Bali Mendorong Literasi Keuangan Pelajar: Gemar Menabung

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali sedang mengambil langkah untuk meningkatkan literasi keuangan di kalangan pelajar Madrasah Aliyah (MA) di Kota Denpasar. Tujuannya adalah untuk mendorong minat mereka dalam berinvestasi dan menabung, khususnya dalam produk dan layanan keuangan syariah.

Direktur Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK), Edukasi, Pelindungan Konsumen, dan Layanan Manajemen Strategis OJK Bali, Irhamsah, berharap upaya ini dapat meningkatkan indeks literasi dan inklusi keuangan syariah di Indonesia. Melalui program edukasi ini, OJK memberikan pemahaman kepada pelajar tentang pentingnya berinvestasi dengan bijak dan memanfaatkan produk keuangan seperti Simpanan Pelajar (Simpel) sebagai sarana investasi masa depan.

Data dari OJK Bali menunjukkan minat para pelajar di Bali dalam menabung tergolong tinggi, dengan jumlah rekening Simpel mencapai 764 ribu rekening pada Januari 2025. Hal ini menunjukkan peningkatan dari bulan sebelumnya, di mana jumlah rekening mencapai 639.498 rekening dengan total nominal Rp166,2 miliar.

Upaya ini dilakukan dengan kerjasama antara OJK, perbankan, dan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali. Kepala Bidang Pendidikan Islam Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali, Isyatir Rodiyah, memberikan apresiasi atas edukasi keuangan syariah yang diberikan kepada pelajar Madrasah Aliyah di Kota Denpasar. Ia berharap program ini dapat dilaksanakan di wilayah lain di Provinsi Bali agar semakin banyak pelajar yang mengatur keuangan mereka dengan baik.

Selain target pelajar, kegiatan edukasi juga mencakup pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) serta ibu-ibu rumah tangga terkait keuangan syariah. OJK menyelenggarakan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2025 di Bali, dengan melibatkan lebih dari 500 peserta dalam kegiatan edukasi. Upaya ini diharapkan dapat membantu dalam membangun budaya menabung dan pengelolaan keuangan yang lebih baik di kalangan masyarakat.

Dengan adanya program seperti ini, diharapkan literasi keuangan dan inklusi keuangan syariah di Indonesia semakin meningkat, memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dalam mengelola keuangan mereka dengan bijak.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer