Pasar Asemka di Jakarta Barat tetap menjadi tujuan favorit para pembeli yang sedang mencari ornamen dan pernak-pernik khas Lebaran atau Idul Fitri menjelang bulan puasa. Meskipun penjualan tahun ini sedikit menurun dibandingkan tahun sebelumnya akibat dampak PHK dan THR yang tidak sebanyak sebelumnya, para pedagang tetap optimis bahwa ornamen Lebaran tetap menjadi incaran pembeli.
Ornamen seperti ketupat, hiasan masjid, amplop uang, dan hiasan tempel seperti ketupat dan masjid menjadi barang yang banyak dicari oleh para pembeli. Harga ornamen tersebut bervariasi, mulai dari Rp10.000 hingga Rp300.000, sementara amplop uang dibanderol seharga Rp10.000 untuk tiga paket amplop berisi 10 lembar.
Salah satu pedagang, Tohar, mengungkapkan bahwa meskipun penjualan tahun ini lebih sepi daripada tahun sebelumnya, namun pendapatan tetap meningkat dibanding bulan-bulan sebelumnya. Setiap bulannya, ia menyesuaikan barang yang dijual dengan momentum perayaan yang ada, seperti menjual pernak-pernik tahun baru, petasan, dan hiasan merah untuk perayaan Imlek.
Para pembeli juga mengungkapkan alasan mereka memilih berbelanja langsung di Pasar Asemka, karena harganya lebih terjangkau dan kualitasnya bisa diperiksa langsung. Melda, salah satu pembeli, juga membuka jasa titip (jastip) untuk tetangganya yang juga mencari hiasan jelang Lebaran.
Pasar Asemka bukan hanya menjadi destinasi belanja, tetapi juga sebagai tempat berburu pernak-pernik atau kebutuhan rumah tangga sesuai momentum perayaan, mulai dari Natal, Tahun Baru, Imlek, Lebaran, hingga persiapan tahun ajaran baru. Dengan keberagaman barang yang dijual, pasar ini tetap menjadi pilihan favorit bagi para pembeli dalam mencari kebutuhan perayaan yang spesial.







