Indonesian Basketball League (IBL) memberikan sanksi kepada pebasket Borneo Hornbills, Nate Grimes, dengan larangan bermain selama tiga pertandingan dan denda sebesar Rp20 juta karena perilaku tidak sportif terhadap pemain Rans Simba Bogor, Argus Sanyudy. Keputusan ini diambil setelah Grimes melakukan tindakan berbahaya terhadap Sanyudy dalam pertandingan di Gymnasium Sekolah Vokasi Institut Pertanian Bogor. Grimes melakukan dunk dan mencetak dua poin, namun kaki Grimes mendarat di bahu Sanyudy dan dilanjutkan dengan gerakan tambahan yang dianggap berlebihan dan berbahaya.
Melalui peninjauan ulang melalui Instant Replay System (IRS), wasit memutuskan untuk memberikan sanksi unsportsmanlike foul kategori C2 kepada Grimes, sehingga keputusan diubah menjadi disqualifying foul setelah pertandingan. Sanksi ini diberlakukan berdasarkan Peraturan Pelaksanaan IBL Bab V Pasal 3 Ayat 1.6 yang menyebutkan bahwa diskualifikasi akan diberikan kepada pemain yang melakukan foul yang sangat keras, seperti pemukulan atau tendangan keras, atau tindakan di luar batas kewajaran.
Dengan hukuman ini, Grimes tidak akan dapat bermain dalam pertandingan melawan Pacific Caesar Surabaya dan Bali United Basketball. Selain itu, dia juga akan absen dalam pertandingan melawan Satria Muda Pertamina Jakarta di GOR Laga Tangkas. Kehilangan Grimes akan berdampak pada kekuatan Borneo, karena dalam tiga laga sebelumnya Grimes telah menunjukkan performa yang bagus dengan rata-rata 12,7 poin dan 6,7 rebound per pertandingan. Pelatih dan tim harus mencari cara untuk mengatasi kekosongan yang ditinggalkan oleh Grimes selama periode larangan bermainnya.








