Kementerian Perhubungan mendukung program Mudik Gratis BUMN yang digagas oleh Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi bersama Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir. Sebagai bentuk dukungan, Menhub dan Erick Thohir melepas keberangkatan bus pemudik, termasuk bus disabilitas, untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2025. Ada 85 bus yang dilepas dalam penggalangan ini, termasuk bus listrik dan bus disabilitas, dengan harapan agar angkutan Lebaran berjalan lancar dan nyaman bagi para pemudik. Program Mudik Gratis ini membawa manfaat bagi para pemudik yang pulang ke kampung halaman masing-masing, serta meningkatkan animo masyarakat terhadap program ini dari tahun ke tahun.
Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan bahwa tahun ini ada 83 perusahaan BUMN yang ambil bagian dalam program Mudik Gratis, mencakup lebih dari 106 ribu peserta dari sebelumnya 93 ribu peserta pada tahun sebelumnya. Pemudik diberangkatkan menggunakan bus, kereta api, dan kapal laut menuju lebih dari 200 kota tujuan di berbagai pulau di Indonesia. Hal ini menunjukkan peningkatan antusiasme masyarakat terhadap program Mudik Gratis BUMN, dengan lebih banyak pemudik yang dapat dilayani dengan mudik gratis. Erick Thohir optimis bahwa program ini akan terus berkembang ke depannya dan semakin banyak masyarakat yang bisa menikmati manfaat dari program ini.
Dengan perkembangan positif ini, terlihat bahwa pergeseran dari kendaraan bermotor ke transportasi umum seperti bus dan kereta api semakin meningkat, mencapai 53 persen peningkatan dalam lima tahun terakhir. Hal ini menunjukkan bahwa program Mudik Gratis BUMN memberikan alternatif transportasi yang lebih ramah lingkungan dan nyaman bagi pemudik. Diharapkan dengan kerjasama yang baik antara Kementerian Perhubungan, BUMN, dan masyarakat, program ini dapat terus berlangsung dan memberikan manfaat yang besar bagi para pemudik selama musim mudik.








