Jemaah tarekat Naqsabandiyah di Kota Padang, Sumatera Barat, merayakan Idul Fitri pada Sabtu (29/3) dengan menggelar salat Id di surau atau musala di Surau Baru, Kelurahan Binuang Kampung Dalam, Kecamatan Pauh Kota Padang. Sejak Jumat malam, mereka telah melaksanakan takbiran sebagai bentuk persiapan. Pada hari Sabtu, puluhan jemaah Naqsabandiyah dari beragam kelompok umur berkumpul untuk melaksanakan salat Id tepat pukul 07.00 WIB. Menurut ulama mereka, 1 Syawal 1446 Hijriah jatuh pada hari itu, yang lebih cepat dibanding sebagian umat Muslim lainnya.
Salah satu pemimpin tarekat Naqsabandiyah, Mardanus, memimpin salat Id dengan menyampaikan ceramah dalam bahasa Arab. Mereka telah menjalani ibadah puasa Ramadhan selama 30 hari penuh dan memulai lebih awal dari umumnya. Di Musala Surau Baru, basis Tarekat Naqsabandiyah, dan beberapa tempat lain di Kota Padang, pelaksanaan salat Id juga dilaksanakan meriah. Dengan perkiraan pengikut tarekat Naqsabandiyah mencapai 5.000 orang, tarekat ini merupakan satu dari tiga tarekat yang berkembang di Sumatera Barat, selain Sattariyah dan Kastariyah. Perbedaannya terletak pada pelaksanaan ibadah yang cenderung lebih awal daripada yang ditetapkan Pemerintah Indonesia.








