PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat lebih dari 1,6 juta kendaraan telah meninggalkan Jakarta selama periode arus mudik Lebaran tahun 2025. Jumlah tersebut mengalami peningkatan sebesar 0,9 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Mayoritas pemudik memilih arah timur melalui Tol Trans Jawa, diikuti oleh arah barat menuju Merak, dan arah selatan menuju Bogor. Gerbang Tol Cikampek menjadi titik penting dalam arus mudik kali ini, dengan lebih dari 605 ribu kendaraan melewati jalur tersebut menuju Trans Jawa.
Jasa Marga menjaga prioritas keselamatan, kelancaran, dan kenyamanan dalam pengelolaan arus mudik, termasuk pemantauan kondisi lalu lintas. Untuk mengantisipasi arus balik Lebaran, diprediksi puncaknya akan terjadi pada 6 April 2025. Berbagai strategi telah disiapkan, termasuk penambahan kapasitas di Gerbang Tol Cikampek Utama (Cikatama) dan pembukaan jalur fungsional di beberapa titik strategis.
Selain itu, jalur fungsional di ruas Tol Jakarta-Cikampek (Japek) II Selatan juga disiapkan untuk mengatasi lonjakan arus balik. Jalur fungsional ini khusus untuk kendaraan golongan satu, seperti kendaraan non-bus dan non-truk, dan akan beroperasi mulai pukul 07.00 hingga 17.00 WIB. Jasa Marga juga menyiapkan jalur tambahan di beberapa titik strategis selama periode mudik, seperti di Prambanan hingga Tamanmartani di Yogyakarta serta di Probolinggo-Banyuwangi, untuk memastikan arus balik berjalan lancar dan terkendali.








