Tuesday, January 13, 2026
HomeLifestylePeneliti Ecoton Mengungkap Mikroplastik di 5 Merek Teh Celup Indonesia

Peneliti Ecoton Mengungkap Mikroplastik di 5 Merek Teh Celup Indonesia

Teh merupakan minuman favorit banyak masyarakat Indonesia, terutama saat sarapan. Namun, peneliti dari Ecological Observation and Wetlands Conservation (Ecoton) menemukan adanya mikroplastik pada lima merek teh celup populer, seperti Teh Celup Sosro, Teh Poci, Sari Murni, Sariwangi, dan Tong Tji. Studi ini dilakukan setelah sebuah jurnal ilmiah mengungkap bahwa rata-rata, masyarakat Indonesia tanpa sadar mengonsumsi sekitar 15 gram mikroplastik setiap bulan, setara dengan tiga kartu ATM.

Mikroplastik adalah partikel plastik kecil berukuran kurang dari lima milimeter yang dapat terakumulasi di dalam tubuh manusia dan hewan. Hal ini menimbulkan dampak negatif seperti penurunan fungsi otak, stres, gangguan hormonal, dan peningkatan risiko kanker. Para peneliti memperingatkan bahwa teh celup dapat menjadi salah satu sumber paparan mikroplastik bagi masyarakat Indonesia.

Studi yang dilakukan Ecoton menguji lima merek teh celup dalam dua perlakuan berbeda untuk melihat bagaimana mikroplastik dilepaskan saat proses penyeduhan. Hasilnya menunjukkan bahwa kantong teh celup bisa melepaskan mikroplastik ke dalam teh saat diseduhan dengan air panas. Peneliti menyatakan bahwa plastik yang digunakan dalam kantong teh memiliki ketahanan berbeda terhadap suhu tinggi, sinar UV, dan gesekan, yang dapat mempengaruhi seberapa mudah plastik tersebut terurai menjadi mikroplastik.

Selain itu, BPOM sebelumnya telah merilis penjelasan terkait bahan-bahan yang digunakan dalam kantong teh celup, baik berupa kertas dan plastik. Namun, temuan terbaru mengenai mikroplastik dalam teh celup menunjukkan bahwa polimer seperti Polietilena (PE) dan Nylon dapat terlepas saat teh diseduh dengan air panas. Oleh karena itu, perlu adanya penelusuran lebih lanjut terkait mikroplastik dalam produk ini.

Keberadaan mikroplastik dalam teh celup menunjukkan pentingnya kesadaran akan dampak kesehatan dari produk sehari-hari yang dikonsumsi. Dibutuhkan keterlibatan semua pihak untuk memastikan produk konsumsi aman dan mendukung kesehatan jangka panjang masyarakat.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer