Periode mudik bisa menjadi momen tepat untuk menikmati Jakarta, hal ini disampaikan oleh Ketua Tim Kerja Sama Terpadu Direktorat Pemasaran Pariwisata Nusantara Wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua Kementerian Pariwisata, Taufik Nur Hidayat. Memang, arus lalu lintas di dalam kota Jakarta cenderung lancar selama periode tersebut, hal ini didukung oleh data dari PT Jasa Marga (Persero) Tbk yang menunjukkan sebanyak 1.765.102 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek menjelang libur Idul Fitri. Volume lalu lintas yang meninggalkan wilayah tersebut naik 23,2 persen dibandingkan dengan lalu lintas normal serta naik 0,4 persen dari periode Lebaran tahun sebelumnya.
Mayoritas kendaraan yang meninggalkan Jabotabek menuju arah Timur (Trans Jawa dan Bandung), diikuti oleh arah Barat (Merak) dan arah Selatan (Puncak). Meskipun Jakarta menjadi lebih lengang selama periode Lebaran, penumpang angkutan umum juga mengalami penurunan. Namun, banyak warga Jakarta yang memilih untuk tidak pulang kampung dan tetap merayakan Idul Fitri di Jakarta, hal ini disyukuri oleh Wakil Gubernur Jakarta karena angka kecelakaan lalu lintas turun.
Kehadiran penumpang di angkutan umum seperti Transjakarta juga meningkat, terutama menuju tempat wisata seperti Taman Margasatwa Ragunan. Walaupun padat, penumpang merasa lebih memilih angkutan umum karena lebih hemat biaya dibandingkan menyewa mobil angkot. Selain Transjakarta, MRT Jakarta juga menjadi pilihan moda transportasi umum yang ramai selama libur Lebaran untuk menikmati Jakarta.
PT MRT Jakarta menyiapkan pola operasional yang sama seperti saat akhir pekan, dengan grafik perjalanan kereta yang berjalan setiap 10 menit. Kebanyakan penumpang MRT adalah ibu-ibu dengan anak-anak, orang lanjut usia, dan orang dewasa yang memilih moda transportasi ini selama libur Lebaran. Layanan angkutan umum di Jakarta sudah mencakup wilayah yang luas, sehingga menjadi pilihan yang baik untuk menghindari kemacetan selama libur Lebaran. Jadi, menggunakan transportasi umum selama libur Lebaran bisa menjadi pilihan yang bijak untuk menikmati Jakarta tanpa harus menghadapi kemacetan.








