Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti, membantah tuduhan sengaja melakukan penghindaran pajak pada hari pembukaan sidang dugaan gagal melaporkan pemasukannya ke kantor pajak Spanyol. Ancelotti menyatakan bahwa dia tidak menyadari ada yang tidak beres sampai kantor jaksa publik mulai menyelidiki keuangan pada 2018. Sebagai respons, Ancelotti menghubungkan Real Madrid dengan penasihat pajak pribadinya ketika klub menyarankannya. Jaksa menuntut Ancelotti hukuman penjara empat tahun sembilan bulan terkait tidak melaporkan pemasukannya dari hak citra pada periode kerjanya di Real Madrid.
Ancelotti didakwa tidak melaporkan lebih dari satu juta euro yang dia terima dari hak citra pada 2014 dan 2015. Ancelotti juga dituduh menggunakan sistem perusahaan cangkang untuk menyembunyikan pendapatannya dari hak citra dan sumber-sumber lain seperti real estate. Ancelotti membela diri dengan mengatakan dia mengikuti nasihat klub untuk mendirikan firma hukum guna menangani 15 persen pemasukannya dari hak citra.
Selama proses peradilan, putra, istri, dan putri tiri Ancelotti juga dihadirkan. Perkara ini menjadi sorotan publik karena melibatkan pelatih sepak bola ternama. Kasus Ancelotti merupakan salah satu dari beberapa kasus terkait pajak yang melibatkan tokoh sepak bola terkemuka. Spanyol telah menegakkan aturan pajak dengan tegas terhadap para pemain dan pelatih sepak bola yang melanggar kewajiban pajak mereka. Para pihak dapat mencapai kesepakatan di luar pengadilan sebelum sidang dilanjutkan. Selain Ancelotti, beberapa nama besar sepak bola dunia seperti Jose Mourinho, Lionel Messi, dan Cristiano Ronaldo juga pernah terlibat dalam kasus penghindaran pajak. Semua ini menunjukkan betapa seriusnya Spanyol dalam menegakkan aturan perpajakan bagi para tokoh sepak bola.








