Meningkatkan perdagangan dengan negara-negara BRICS menjadi saran dari ekonom Hans Kwee di tengah penerapan tarif impor oleh Amerika Serikat (AS) terhadap berbagai negara. Hal ini dijelaskan sebagai langkah untuk mencari sumber pendapatan baru setelah penerapan tarif impor yang tinggi oleh AS. Hans Kwee menyatakan bahwa Indonesia perlu memperkuat perdagangan dengan negara-negara BRICS guna mengurangi dampak negatif dari kebijakan tarif impor AS. Penerapan tarif impor oleh AS dapat berdampak negatif terhadap perekonomian dan pasar keuangan Indonesia. Hans Kwee juga memproyeksikan bahwa nilai tukar rupiah terhadap dolar AS akan melemah, seiring dengan penguatan dolar AS terhadap mata uang negara lain. Selain itu, IHSG juga berpotensi mengalami koreksi selama perdagangan Bursa, mengikuti pelemahan bursa saham global. Pernyataan Presiden AS Donald Trump terkait tarif impor juga menjadi sorotan dengan diberlakukannya tarif universal dan tarif timbal balik pada berbagai negara di seluruh dunia. Tarif tambahan akan dikenakan pada mitra dagang tertentu dengan persentase yang beragam. Dalam menghadapi dampak kebijakan tarif AS, Indonesia diharapkan dapat memperkuat perdagangan dengan negara-negara BRICS untuk mencari sumber pendapatan baru dan mengurangi ketergantungan pada pasar AS.








