Thursday, April 16, 2026
HomeFinansialImpor baru Trump: BI Siap Jaga Stabilitas Rupiah

Impor baru Trump: BI Siap Jaga Stabilitas Rupiah

Bank Indonesia (BI) tetap berkomitmen untuk menjaga kestabilan nilai tukar rupiah dalam menghadapi kebijakan tarif impor terbaru Amerika Serikat (AS) di bawah pemerintahan Donald Trump. Komitmen tersebut diwujudkan melalui optimalisasi instrumen triple intervention, yang mencakup intervensi di pasar valuta asing, Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF), dan Surat Berharga Negara (SBN) untuk memastikan likuiditas valas yang cukup bagi perbankan dan dunia usaha. Bank Indonesia terus memantau perkembangan pasar keuangan global dan domestik pasca pengumuman tarif Trump pada 2 April 2025. Pasar saham global melemah dan yield US Treasury turun ke level terendah, memicu dinamika pasar. Sebagai respons, BI meniadakan kegiatan operasi moneter pada pekan libur nasional dan cuti bersama untuk Idul Fitri dan Hari Suci Nyepi tahun 2025. Donald Trump telah mengumumkan kenaikan tarif sebesar minimal 10 persen terhadap banyak negara, termasuk Indonesia, dengan kenaikan tarif 32 persen. Tujuan dari tarif timbal balik ini adalah untuk menciptakan lapangan kerja di AS. Negara-negara di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia, Malaysia, Kamboja, Vietnam, dan Thailand, juga terkena dampak kenaikan tarif AS. Pengumuman tarif ini merupakan langkah dalam rangka menciptakan keadilan perdagangan internasional. Trump telah lama mengancamkan dengan tarif tersebut dan akhirnya mengumumkannya dalam acara “Make America Wealthy Again” di Gedung Putih.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer