Friday, January 16, 2026
HomeFinansialTarif Resiprokal AS dan Kurs Rupiah: Faktor Terkait Depresiasi

Tarif Resiprokal AS dan Kurs Rupiah: Faktor Terkait Depresiasi

Kebijakan tarif resiprokal Amerika Serikat (AS) diprediksi akan berdampak pada nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, menurut Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Fadhil Hasan. Dalam sebuah Diskusi Publik yang diadakan oleh Indef di Jakarta, Fadhil menyampaikan bahwa harga produk impor yang dijual di Amerika menjadi lebih mahal akibat kebijakan tersebut, yang berpotensi memicu inflasi. Sebagai tanggapan, Federal Reserve (The Fed) kemungkinan akan menaikkan suku bunga untuk mengendalikan inflasi. Bahkan, bisa terjadi capital outflow dari negara-negara berkembang, seperti Indonesia, jika inflasi AS meningkat bersamaan dengan kenaikan suku bunga The Fed. Dampak lain yang perlu diantisipasi adalah depresiasi nilai tukar rupiah serta dampaknya terhadap hutang dan fiskal Indonesia.

Fadhil menyatakan bahwa dampak tarif resiprokal AS terhadap Indonesia cenderung moderat, meskipun beberapa produk ekspor Indonesia seperti tekstil, garmen, alas kaki, dan palm oil akan terdampak. Indonesia merupakan partner dagang terbesar kedua AS setelah China, dengan 10,5 persen share ekspor dari Indonesia ke Amerika. Pada Rabu, Presiden AS Donald Trump mengumumkan kenaikan tarif minimal 10 persen bagi banyak negara di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Indonesia menduduki peringkat kedelapan dalam daftar negara yang terkena kenaikan tarif AS sebesar 32 persen. Selain Indonesia, negara-negara di Asia Tenggara seperti Malaysia, Kamboja, Vietnam, dan Thailand juga terkena dampak kenaikan tarif AS.

Trump berpendapat bahwa tujuan dari tarif timbal balik adalah untuk menciptakan lapangan kerja di dalam negeri, karena AS dianggap “dirugikan” oleh praktik perdagangan yang tidak adil dari negara lain. Kebijakan tarif tersebut diumumkan dalam acara “Make America Wealthy Again” di Gedung Putih. Menurut Trump, langkah ini bertujuan untuk meningkatkan kekayaan Amerika.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer