Wednesday, June 10, 2026
HomeLainnyaDari Visi ke Aksi: Menata Ulang Strategi Kemandirian Antariksa

Dari Visi ke Aksi: Menata Ulang Strategi Kemandirian Antariksa

Indonesia Harus Membangun Kemandirian Antariksa

Pesatnya perkembangan teknologi global yang didorong oleh privatisasi dan rivalitas geopolitik di sektor antariksa menuntut Indonesia untuk fokus pada kemandirian antariksa. Diskusi publik yang mengangkat tema “Mewujudkan Kemandirian Antariksa Indonesia di Tengah Rivalitas Global” yang diselenggarakan oleh Center for International Relations Studies (CIReS), Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sosial dan Politik (LPPSP), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (FISIP UI) menyoroti pentingnya agenda kemandirian antariksa di era abad ke-21. Lebih dari 300 peserta hadir dalam diskusi tersebut, termasuk dari berbagai sektor seperti parlemen, kementerian, militer, asosiasi profesi, akademisi, dan media.

Diskusi dibuka oleh Prof. Semiarto Aji Sumiarto, Dekan FISIP Universitas Indonesia, yang menegaskan bahwa kemandirian antariksa tidak hanya sebagai pilihan, melainkan keharusan strategis untuk menjaga kedaulatan Indonesia di tengah persaingan antariksa yang semakin ketat.

Selanjutnya, diskusi dipandu oleh Vahd Nabyl Achmad Mulachela, S.IP., M.A., Plt. Kepala Pusat Strategi Kebijakan Multilateral di Kementerian Luar Negeri RI. Para narasumber dari berbagai sektor, termasuk Marsekal TNI (Purn.) Chappy Hakim, Anggarini S., S.T., M.B.A., Dr. Dave Laksono, Prof. Dr. Fredy B.L. Tobing, dan Yusuf Suryanto, S.T., M.Sc. menyoroti pentingnya kemandirian antariksa dan tantangan yang dihadapi oleh Indonesia.

Mereka berpendapat bahwa kemandirian antariksa tak bisa dicapai tanpa ketersediaan teknologi, investasi yang memadai, pembangunan kelembagaan yang adaptif, dan kerja sama lintas sektor yang konsisten. Selain itu, pentingnya kolaborasi internasional dan penguatan kapasitas teknologi dan SDM dalam menghadapi persaingan global di sektor antariksa.

Sebagai penutup, Asra Virgianita, Ph.D., Wakil Direktur CIReS FISIP UI, menyoroti pentingnya kebijakan antariksa yang berpihak pada keadilan global dan kerja sama strategis antara negara-negara berkembang. Diskusi juga mencerminkan kekecewaan terhadap minimnya dukungan politik, absennya arah kelembagaan yang jelas, dan konsistensi kebijakan anggaran untuk pengembangan sektor antariksa di Indonesia. Diperlukan langkah konkret untuk mewujudkan kemandirian antariksa dan memastikan Indonesia tidak tertinggal dalam kompetisi antariksa global.

Sumber: Kemandirian Antariksa Sebagai Pilar Kedaulatan: Urgensi RUU Pengelolaan Ruang Udara Nasional Di Tengah Persaingan Global
Sumber: Mewujudkan Kemandirian Antariksa Indonesia Di Tengah Rivalitas Global

RELATED ARTICLES

Paling Populer