Di GOR Ciracas Jakarta, Hangtuah Jakarta berhasil memutus tren buruk dengan meraih kemenangan tipis 72-70 melawan Satya Wacana Salatiga dalam lanjutan IBL 2025. Meskipun menang, Hangtuah masih kesulitan menemukan ritme permainan dengan persentase tembakan tiga angka yang rendah dan banyaknya kesalahan yang dilakukan. Tim tuan rumah hanya berhasil mencetak 3 tripoin dari 22 percobaan tembakan dan melakukan 18 kesalahan, lebih banyak daripada lawannya.
Dua pemain asing Hangtuah, Rakeem Christmast dan Shabazz Muhammad, kembali tampil dominan dengan meraih double-double. Shabazz mencetak 30 poin dan 18 rebound, sedangkan Rakeem mencetak 24 poin dan 10 rebound. Selain keduanya, hanya Diftha Pratama yang mencatat dua digit dengan 12 poin dan 5 rebound.
Namun, beberapa pemain Hangtuah seperti Januar Kuntara dan Althof Satrio tidak tampil baik di pertandingan ini. Keduanya mengalami kesulitan mencetak angka dan melakukan kesalahan dalam permainan. Meskipun laga dimulai dengan serangan yang seru, kedua tim kesulitan dalam akurasi tembakan, dengan kuarter pertama berakhir imbang 13-13.
Kembali menunjukkan dominasinya di kuarter kedua, Shabazz bersama Rakeem mampu membantu Hangtuah mengambil alih kendali pertandingan. Meski Satya Wacana sempat unggul lima poin, Hangtuah berhasil bangkit dan memenangkan laga tersebut. Performa utama Satya Wacana datang dari pemain asing mereka, Ikcaven Curry dan Marquis Deshaun, yang masing-masing mencetak 25 dan 24 poin.
Dengan kemenangan ini, Hangtuah Jakarta berhasil melawan Satya Wacana Salatiga dan memperbaiki performa mereka dalam kompetisi IBL 2025. Meski masih ada kekurangan yang perlu diperbaiki, tim ini terus berusaha untuk bertahan dan bangkit.


