Pelatih Inter Milan, Simone Inzaghi, menerima dengan lapang dada kekalahan timnya dengan skor 0-5 dari Paris Saint-Germain (PSG) dalam final Liga Champions. Menurutnya, PSG layak menjadi pemenang dan Inter perlu belajar dari kekalahan tersebut. Meskipun kecewa, Inzaghi merasa bangga dengan pencapaian anak-anak asuhnya yang berhasil mencapai tahap final kompetisi Eropa musim ini. Dia berharap kekalahan ini akan membuat Inter Milan semakin kuat dan lebih baik di masa mendatang. Meski tidak berhasil meraih trofi, Inzaghi tetap merasa bangga menjadi pelatih para pemainnya.
Inter Milan kalah telak dari PSG dengan skor 5-0, dengan gol-gol dicetak oleh Achraf Hakimi, Desire Doue (dua gol), Khvicha Kvaratskhelia, dan Senny Mayulu. Ini merupakan kegagalan kedua Inter Milan dalam tiga tahun terakhir, setelah sebelumnya kalah 0-1 dari Manchester City pada final musim 2022-2023. Meskipun demikian, Inzaghi yakin timnya bisa bangkit lebih kuat dari kekalahan ini, seperti yang pernah terjadi pada tahun 2023 dan kemudian berhasil meraih gelar juara liga pada musim berikutnya.


