PT Satya Komira Trinadi Perkasa, sebuah usaha kecil dan menengah (UKM) yang didukung oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI, berhasil mengekspor 27 ton ikan layur beku ke China dengan total nilai ekspor mencapai 72.788 dolar AS. Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, menyatakan bahwa dukungan yang berkelanjutan dari BNI kepada pelaku UKM telah menghasilkan hasil positif dalam hal ekspor. BNI berkomitmen untuk menjadi mitra strategis yang aktif dalam membantu UKM berkembang dan bersaing di pasar ekspor global.
Okki menegaskan bahwa pendekatan klasterisasi UMKM telah terbukti memberikan hasil yang nyata, terutama dengan bantuan pendampingan yang tepat, akses pembiayaan yang memadai, dan jaringan yang kuat. Melalui langkah strategis jangka panjang, BNI juga menjalin Perjanjian Kerja Sama dengan Kementerian UMKM untuk memperkuat ekosistem kemitraan bisnis UMKM berbasis klaster.
Dalam kerja sama ini, BNI dan Kementerian UMKM berupaya menciptakan ekosistem usaha yang saling terhubung dan berkelanjutan, serta mendorong terbentuknya klaster UMKM yang tangguh dan memiliki daya saing di pasar ekspor global. BNI juga menyediakan layanan BNIdirect Cash guna memudahkan pelaku UMKM dalam mengakses rekening dan bertransaksi secara daring.
Dengan kerjasama yang erat antara BNI dan Kementerian UMKM, diharapkan dapat membantu UKM Indonesia untuk sukses menembus pasar ekspor dan memperkuat sektor UMKM sebagai tulang punggung perekonomian nasional. Semua langkah ini sejalan dengan agenda pemerintah untuk mendukung perkembangan UMKM dalam negeri.


