Pada Senin dini hari, Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu mengirimkan 47 personel untuk memadamkan kebakaran yang terjadi di gedung vihara di Jalan Cilincing Lama, Jakarta Utara. Kepala Seksi Operasi Gulkarmat, Gatot Sulaiman, menyatakan bahwa tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut dan api berhasil dipadamkan. Dalam misi tersebut, 47 personel damkar dan 13 unit mobil pemadam dikerahkan untuk melakukan pemadaman. Kebakaran ini berhasil menyelamatkan 130 kepala keluarga dan diduga disebabkan oleh korsleting listrik.
Menurut keterangan dari saksi, kebakaran ini pertama kali terdengar seperti suara hujan oleh saksi yang sedang tidur. Ketika bangun, dia melihat plafon gedung sudah terbakar. Petugas segera datang ke lokasi setelah permintaan pertolongan dari warga sekitar. Informasi kebakaran diterima pada pukul 01.24 WIB dan pemadaman dilakukan segera pada pukul 01.36 WIB. Setelah berhasil memadamkan api, petugas melakukan pendinginan dan lokalisasi untuk memastikan api tidak menyala kembali.
Meskipun api berhasil dipadamkan, kerugian akibat kebakaran ini ditaksir mencapai lebih dari Rp1 miliar. Gedung vihara seluas 300 meter persegi menjadi objek yang terbakar dalam kejadian ini. Tindakan pemadaman yang cepat dan efektif oleh petugas Gulkarmat berhasil mencegah kerugian yang lebih besar. Artinya, upaya penanggulangan kebakaran ini berjalan dengan baik dan dipuji karena tidak adanya korban jiwa dalam insiden tersebut.


