Pembalap Ducati Lenovo, Francesco “Pecco” Bagnaia, mengalami kendala understeer dari Ducati Desmosedici GP25. Dia merasa bahwa tidak ada perubahan signifikan dari pengembangan yang dilakukan oleh Ducati meskipun sudah melakukan beberapa perubahan. Isu-isu seperti understeer dan bagian depan yang terselip di beberapa bagian lintasan, serta kurangnya perasaan di bagian depan, menjadi perhatian utama bagi Bagnaia. Pada kualifikasi GP Aragon di Circuit de Aragon, Pecco hanya mampu menempati posisi keempat, dengan selisih waktu +0,603 detik dari catatan waktu tercepat yang dicetak oleh rekan setimnya, Marc Marquez. Performa Bagnaia semakin menurun saat memasuki sprint race, dimana dia turun dari posisi keempat ke posisi kesebelas tanpa mendapatkan tambahan poin. Masalah understeer menjadi hambatan utama bagi Pecco dalam menghadapi gelar juara musim ini. Konsistensi performa yang kurang membuatnya kesulitan bersaing dengan duo Marquez, yaitu Marc dan Alex, yang saat ini memimpin klasemen sementara. Bagnaia dan timnya terus mencoba penyesuaian yang berbeda untuk mengatasi masalah understeer sebelum balapan berikutnya.


