Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta telah mengumumkan bahwa mereka telah berhasil menyemai sebanyak 7,2 ton garam (NaCl) selama Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sebagai bagian dari persiapan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi. Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, menyatakan bahwa OMC merupakan langkah strategis untuk menghadapi potensi bencana tersebut. Dalam tiga hari pelaksanaan OMC, petugas telah berhasil menyemai 7,2 ton NaCl di wilayah perairan Indramayu, wilayah selatan, dan timur Jakarta. Terdapat sembilan kali penerbangan selama 12 jam 52 menit selama tiga hari OMC sebagai upaya kesiapsiagaan Pemprov DKI Jakarta untuk mengurangi risiko banjir dan menjaga keselamatan serta kenyamanan masyarakat.
Operasi Modifikasi Cuaca dilakukan selama lima hari sebagai langkah strategis untuk menghadapi potensi cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi sesuai dengan prediksi BMKG. OMC bertujuan utama untuk mitigasi bencana hidrometeorologi dan mendukung kelancaran acara Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI. Kolaborasi sinergis antara BPBD Provinsi DKI Jakarta, BMKG, dan TNI AU menjadi kunci kesuksesan dalam pelaksanaan OMC. Operasi ini merupakan bentuk mitigasi proaktif dan antisipasi dari pemerintah daerah untuk menjaga kondisi cuaca yang kondusif dan keselamatan masyarakat.


