Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, menyoroti banyaknya kejadian kebakaran di Jakarta sebagai indikasi bahwa masih ada beberapa hal yang perlu diperbaiki di ibu kota. Sejak Januari hingga September 2025, tercatat ada 1.195 kejadian kebakaran di Jakarta. Menurut Pramono, hal-hal yang perlu diperbaiki termasuk implementasi program pencegahan kebakaran yang belum optimal, sistem proteksi dini kebakaran yang tidak berfungsi dengan baik, dan kekurangan sumber daya manusia dalam melakukan pemadaman dini. Meskipun demikian, Pramono mengapresiasi partisipasi masyarakat dalam menanggulangi kebakaran dan menyatakan rasa terima kasih atas kerjasama tersebut.
Pramono juga menjelaskan bahwa pemadam kebakaran di Provinsi DKI Jakarta telah diakui di dunia, dengan banyak prestasi Damkar Jakarta dalam perlombaan internasional. Dalam upaya untuk menekan risiko dan dampak kebakaran, Pramono menegaskan komitmen Pemprov DKI Jakarta untuk terus memperkuat upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran melalui berbagai regulasi yang diterapkan dan melibatkan seluruh elemen masyarakat. Tindakan ini diambil untuk memastikan penanganan kebakaran dilakukan secara cepat, aman, dan efektif.


