Tentara Nasional Indonesia (TNI) merayakan ulang tahunnya yang ke-80 di Lapangan Silang Monumen Nasional (Monas), Jakarta. Peringatan ini tidak hanya sekadar seremoni, tetapi juga sebagai penghargaan atas pengabdian TNI dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sejak kemerdekaan. Dalam perayaan tahun ini, TNI mengusung tema “TNI Prima, TNI Rakyat, Indonesia Maju” yang mencerminkan semangat profesionalisme dan kedekatan dengan rakyat. Tema ini mewakili komitmen TNI untuk menjadi institusi unggul dan responsif terhadap perkembangan zaman, sejalan dengan visi Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.
Selain itu, TNI juga menegaskan jati dirinya sebagai tentara pejuang, profesional, dan nasional. Visi besar TNI untuk turut mewujudkan Indonesia Maju sebagai negara maju juga tercermin dalam tema tersebut. Logo resmi untuk perayaan HUT TNI ke-80 telah dirilis oleh Pusat Penerangan TNI, dengan warna merah melambangkan nasionalisme dan warna emas mencerminkan kejayaan dan kehormatan di usia TNI yang ke-80.
Rangkaian kegiatan perayaan HUT TNI ke-80 meliputi berbagai acara seperti Upacara Ziarah Nasional, Serbuan Teritorial, acara puncak di Lapangan Silang Monas, pameran besar-besaran alat utama sistem senjata (Alutsista), dan berbagai atraksi seperti parade, demonstrasi alutsista, dan panggung rakyat yang menampilkan artis-artis ternama. Peringatan ini diharapkan tidak hanya sebagai ajang kebanggaan, tetapi juga sebagai momen untuk memperkuat hubungan antara TNI dan rakyat, sesuai dengan semangat “TNI Prima, TNI Rakyat, Indonesia Maju.”


