Mathias Christiansen, pebulu tangkis asal Denmark, merasa senang berbahasa Indonesia selama berpartisipasi dalam BDMNTN-XL Jakarta 2025 di Istora Senayan, Jakarta. Ia menikmati kesempatan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Indonesia sambil belajar sedikit tentang budaya masyarakat Jakarta. Meskipun sudah lancar berbahasa Indonesia, Christiansen kadang merasa kebingungan dengan beberapa kosakata yang digunakan oleh pemain dari Indonesia.
Selama turnamen BDMNTN-XL Jakarta 2025, Christiansen bergabung dengan Tim Hurricanes bersama Anthony Sinisuka Ginting, Muhammad Reza Pahlevi Isfahani, Gloria Emanuelle Widjaja, dan Siti Fadia Silva Ramadhanti dari Indonesia. Tim ini juga diisi oleh para pemain dari negara lain seperti Skotlandia, Malaysia, dan India. Turnamen yang diadakan mulai tanggal 2-5 Oktober tersebut juga menampilkan pemain-pemain dunia lainnya seperti Jonatan Christie, Apriyani Rahayu, hingga Chirag Shetty.
Format pertandingan BXL dirancang dengan batas waktu, pertandingan 3 lawan 3, sektor tunggal putra dan putri, serta “Ultimate Shuttle Showdown” untuk menentukan pemenang jika kedudukan imbang. Selain pertandingan, acara ini juga menghadirkan suasana festival di area Istora dengan penampilan band lokal, sesi interaksi dengan penggemar, dan hiburan musik serta konten multimedia.
Secara keseluruhan, BDMNTN-XL Jakarta 2025 merupakan turnamen yang menarik dengan penuh interaksi antar pemain dari berbagai negara. Christiansen pun merasa puas bisa berbahasa Indonesia dan belajar lebih banyak tentang budaya lokal selama berada di Jakarta.


