Friday, August 7, 2026
HomeBisnisAnggota DPD Dorong Jateng Miliki Perusahaan Garam Lokal

Anggota DPD Dorong Jateng Miliki Perusahaan Garam Lokal

Abdul Kholik, anggota DPD RI, mendorong Jawa Tengah untuk mengembangkan perusahaan daerah yang fokus pada produksi garam mengingat potensi besar yang dimiliki wilayah tersebut. Saat ini, pabrik pengolahan garam yang dimiliki Pemerintah Provinsi Jateng masih menjadi bagian dari PT. Sarana Pembangunan Jawa Tengah (SPJT). Abdul Kholik baru saja melakukan kunjungan ke sentra-sentra garam di kawasan Pantura Jateng, seperti Demak, Pati, dan Rembang. Di Pati, ia mengunjungi PT SPJT yang memiliki kapasitas produksi garam industri hingga 25 ribu ton per tahun. SPJT membantu petambak garam dengan membeli garam dengan harga yang mencapai Rp1.900 per kilogram, yang juga membantu meningkatkan kesejahteraan mereka.

Kebutuhan garam secara nasional mencapai 4,6 juta ton per tahun, namun baru dipenuhi sebanyak 1,3 juta ton secara lokal, sisanya harus diimpor. Karena masih ada defisit sebanyak 3,2 juta ton, Jateng memiliki peluang besar untuk mengisi pangsa pasar tersebut. Oleh karena itu, Abdul Kholik mengusulkan agar industri garam di bawah PT SPJT dijadikan perusahaan mandiri, yaitu Perusahaan Daerah (PD) Garam, agar bisa lebih fokus pada ekspansi usahanya.

Endi Faiz Effendi, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Jateng, juga mengakui potensi besar kelautan di Jateng, terutama dalam produksi garam. Pabrik garam yang saat ini masih menjadi divisi di bawah PT SPJT sudah memiliki peralatan dan fasilitas yang canggih, namun masih perlu peningkatan dalam hal kebijakan terkait tata ruang dan peralatan impor. Tindakan tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan produksi garam secara keseluruhan di Jateng.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer