Harga Emas Berpotensi Menguat Jika The Fed dan BI Melanjutkan Penurunan Suku Bunga
PT Hartadinata Abadi Tbk, melalui HRTA Gold Insights, memperkirakan harga emas berpotensi kembali terdorong ke level yang lebih tinggi apabila Federal Reserve (The Fed) dan Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk melanjutkan penurunan suku bunga. Direktur Investor Relations HRTA Thendra Crisnanda menilai bahwa tren pasar emas akan memberi peluang bagi investor dan konsumen.
Kebijakan moneter global, pelemahan mata uang, dan tingginya pembelian emas oleh bank sentral menjadi katalis utama. Di sisi domestik, pelemahan rupiah semakin memperkuat peran emas sebagai aset lindung nilai, sehingga momentum pertumbuhan yang kuat hingga akhir tahun terlihat.
Pasar akan menantikan agenda penting, seperti pertemuan The Fed pada akhir Oktober atau awal November 2025 yang dapat membuka ruang penurunan suku bunga lebih lanjut. Sementara BI akan menggelar rapat pertengahan Oktober 2025 dengan tujuan menjaga stabilitas rupiah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi.
Harga emas dunia hingga September 2025 mencatat rekor tertinggi dengan rata-rata harga sekitar 3.663 dolar AS per troy ounce atau setara Rp1.945.864 per gram. Harga emas meningkat 39,31 persen year on year dalam dolar AS dan 51,69 persen year on year dalam rupiah akibat pelemahan kurs.
Kenaikan harga emas dipicu oleh faktor global seperti kebijakan The Fed yang lebih dovish, pelemahan dolar AS, serta tensi geopolitik dan perang dagang yang berkelanjutan. Bank sentral dunia terus meningkatkan cadangan emas dengan pembelian lebih dari 1.000 ton per tahun sejak 2022.
Dalam negeri, BI memangkas suku bunga pada September 2025 yang semakin memperkuat daya tarik emas. Namun, langkah ini menekan rupiah, membuat permintaan emas domestik meningkat signifikan. Data World Gold Council mencatat, permintaan emas di Indonesia pada paruh pertama 2025 tumbuh 20,87 persen year on year menjadi 21,2 ton, didominasi permintaan emas batangan.
HRTA mencatat penjualan 8,1 ton emas batangan pada periode yang sama, melonjak 76,86 persen dari tahun sebelumnya. Harga HRTA Gold per 6 Oktober 2025 mencapai Rp2.217.000 per gram. Melalui produk HRTA Gold, emas hadir sebagai aset inklusif, relevan dengan gaya hidup, dan warisan bernilai bagi generasi berikutnya.


