Pemerintah Kabupaten Banyumas menggelar acara bursa kerja “Banyumas Job Fair 2025” dengan menyediakan 5.588 lowongan pekerjaan untuk membuka akses lapangan kerja dan mengurangi pengangguran. Acara yang berlangsung di Sasana Krida Kompleks GOR Satria Purwokerto Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, diresmikan oleh Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono. Partisipan acara termasuk 67 perusahaan dari berbagai sektor usaha. Bupati Sadewo menyatakan pentingnya bursa kerja dalam menghubungkan pencari kerja dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja. Dia berharap kegiatan semacam itu akan digelar lebih intensif di masa depan untuk mengurangi pengangguran terbuka di Banyumas.
Dalam event ini, sebanyak 268 formasi dan 5.588 lowongan pekerjaan tersedia dari berbagai bidang seperti manufaktur, jasa, ritel, perhotelan, dan teknologi informasi. Data dari Badan Pusat Statistik menunjukkan sekitar 60 ribu orang menganggur di Banyumas. Dari jumlah tersebut, sekitar 53 ribu orang terdaftar sebagai calon pekerja. Pelaksanaan bursa kerja diharapkan dapat menyerap sekitar 2.000 pencari kerja untuk membantu mengurangi angka pengangguran di daerah. Selain itu, Dinas Tenaga Kerja Koperasi dan UKM Kabupaten Banyumas mendorong sekolah menengah kejuruan dan perguruan tinggi untuk mengadakan pameran bursa kerja melalui Bursa Kerja Khusus guna membantu mengentaskan masalah pengangguran.
Salah satu peserta bursa kerja, Septi Nurohma dari Desa Tambaksogra, mengungkapkan keinginannya untuk benar-benar diterima bekerja daripada hanya mendaftar. Baginya, menemukan pekerjaan memang mudah namun tantangannya adalah diterima di tempat tersebut. Pameran ini diharapkan dapat membuka peluang kerja nyata bagi pencari kerja dan berkontribusi dalam menurunkan angka pengangguran di Banyumas.


