Majelis Ulama Islam (MUI) bersama ormas Islam, Majelis Agama, lembaga filantropi, akademisi, dan lembaga bela Palestina telah mendeklarasikan sembilan poin penting dalam peringatan Badai Al Aqsa. Seruan ini disampaikan di Kantor MUI Pusat di Jakarta untuk memperingati dua tahun badai Al-Aqsa, yaitu serangan besar-besaran Israel ke wilayah Gaza, Palestina. Salah satu poin utama dalam deklarasi ini adalah desakan kepada pemerintah Indonesia untuk menangani secara tegas propaganda zionis. Selain itu, MUI juga meminta Pemerintah Indonesia untuk membuka komunikasi langsung dengan faksi-faksi perlawanan di Palestina guna memperkuat persatuan nasional Palestina dan menggagalkan rencana Israel.
Deklarasi ini juga mengusulkan agar PBB membuat ‘Palestina room’ di markas PBB, serta mengajak seluruh Bangsa Indonesia dan umat Islam di seluruh dunia untuk solidaritas dalam meninggalkan perpecahan dan menolak normalisasi dengan Israel. Selain itu, disampaikan pula beberapa poin penting lainnya yang menegaskan perjuangan rakyat Palestina sebagai bentuk pembelaan diri terhadap penjajahan dan genosida, serta mendorong masyarakat internasional untuk meningkatkan tekanan pada Israel agar memenuhi tuntutan rakyat Palestina. Kolaborasi antara MUI dan berbagai pihak ini diharapkan dapat memperkuat upaya pembebasan Palestina dan meningkatkan kesadaran kemanusiaan serta advokasi politik bagi Palestina.


