Presiden FIFA, Gianni Infantino, mengungkapkan bahwa dunia sepak bola perlu lebih terbuka dalam menentukan waktu penyelenggaraan turnamen besar. Menurutnya, olahraga global ini seharusnya tidak hanya menggelar Piala Dunia pada musim panas di belahan bumi utara. Infantino menyoroti bahwa bermain pada waktu yang sama di seluruh dunia dapat dilakukan pada bulan Maret atau Oktober. Hal ini disampaikannya saat berbicara di Sidang Umum klub-klub sepak bola Eropa di Roma.
Piala Dunia 2022 yang diselenggarakan di Qatar menjadi penyelenggaraan pertama diluar jadwal musim panas, dimana turnamen itu dipindahkan ke November dan Desember untuk menghindari suhu panas yang ekstrem di wilayah Teluk. Meskipun timbul perdebatan terkait penundaan liga-liga Eropa, namun hasilnya menunjukkan keuntungan dari pemain yang tampil lebih segar.
Dengan Arab Saudi terpilih sebagai tuan rumah Piala Dunia 2034, banyak pihak di Eropa berharap Qatar 2022 menjadi pengecualian dalam hal penjadwalan. Namun, perdebatan mengenai waktu dan lokasi penyelenggaraan turnamen semakin menguat sejak kontroversi Qatar 2022. Meskipun belum ada tanggal resmi untuk Piala Dunia 2034, kemungkinan besar turnamen itu akan dilaksanakan pada musim dingin.
Infantino juga menyatakan bahwa FIFA telah membahas detail penyelenggaraan turnamen Piala Dunia dengan berbagai pihak. Dia berpendapat bahwa jika bermain pada beberapa negara Eropa pada Juli terlalu panas, maka perlu dipertimbangkan bulan terbaik untuk bermain sepak bola, seperti Juni di Eropa. Dalam pidatonya, Infantino juga memuji kesuksesan Piala Dunia Antarklub di Amerika Serikat, serta tidak menutup kemungkinan untuk memperluas format turnamen tersebut di masa mendatang. Menurutnya, penting bagi dunia sepak bola untuk selalu berpikiran terbuka dalam mengoptimalkan kalender pertandingan internasional.


