Monday, August 17, 2026
HomeFinansialRilis Laporan Surveillance: Kinerja Perbankan Tetap Solid Menurut OJK

Rilis Laporan Surveillance: Kinerja Perbankan Tetap Solid Menurut OJK

Industri perbankan Indonesia tetap solid dengan risiko terjaga, demikian yang dicatat oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam Laporan Surveillance Perbankan Indonesia (LSPI) Triwulan II 2025. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan, Dian Ediana Rae, menyatakan bahwa fungsi intermediasi berjalan positif dengan kredit yang meningkat dan penghimpunan dana masyarakat yang kuat. Kualitas aset perbankan menunjukkan perbaikan dengan penurunan risiko kredit, sementara likuiditas berada pada tingkat yang memadai. Tingkat permodalan yang tinggi mencerminkan ketahanan sektor perbankan dalam menghadapi potensi risiko ke depan dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. OJK mendorong bank-bank untuk memprioritaskan prinsip kehati-hatian, profesionalisme, inovasi, dan integritas guna mencapai pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan.

Hingga Agustus 2025, kondisi perbankan tetap baik dengan pertumbuhan dana pihak ketiga yang lebih tinggi dibandingkan kredit. NPL gross stabil pada 2,28 persen, mencerminkan kondisi risiko kredit yang stabil. Likuiditas terjaga dengan rasio AL/NCD dan AL/DPK di atas ambang batas. Risiko pasar terkendali dengan rasio PDN yang rendah dan CAR yang tinggi. OJK juga mengulas perkembangan industri otomotif, yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Indonesia berhasil masuk dalam 15 besar produsen kendaraan dunia pada 2024, menunjukkan kemajuan yang signifikan. Sinergi antara industri otomotif, lembaga keuangan, dan pemerintah diharapkan dapat mengubah masa depan industri otomotif Indonesia menjadi peluang pertumbuhan yang lebih baik.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer