Penanganan parkir di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, menjadi fokus utama setelah antusiasme masyarakat yang tinggi saat uji coba pembukaan kebun binatang tersebut pada malam hari. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, mengungkapkan bahwa minat masyarakat melebihi ekspektasi, dengan antrean yang terjadi bahkan pada hari pertama. Oleh karena itu, penanganan parkir di Ragunan menjadi prioritas utama untuk mencegah kemacetan akibat minimnya tempat parkir di area tersebut.
Pramono juga mengungkapkan bahwa ia berharap parkir mobil di Ragunan dapat menggunakan teknologi “elevated” agar lebih teratur, terutama mengingat antusiasme masyarakat yang datang dari berbagai daerah, bahkan luar kota. Meskipun banyak masyarakat menginginkan agar Ragunan Malam tidak hanya dibuka pada Sabtu malam saja, untuk saat ini kebijakan tersebut hanya diberlakukan pada hari Sabtu malam.
Pada uji coba program “Night at the Ragunan Zoo”, kebun binatang ini dikunjungi oleh 3.708 pengunjung pada hari pertama. Kepala Unit Pengelola Taman Margasatwa Ragunan (UPTMR), Endah Rumiyati, menjelaskan bahwa program ini akan dilaksanakan setiap malam Minggu dengan jam operasional pukul 18.00-22.00 WIB. Pengunjung yang ingin melihat satwa “nocturnal” dapat menggunakan layanan “e-car” dengan tarif Rp250.000 per jam untuk lima orang.
Program ini akan mengajak pengunjung berkeliling ke berbagai kandang satwa “nocturnal” seperti kandang mamalia kecil, kandang harimau, terarium, dan kuda nil. Meski antusiasme warga tinggi, program Ragunan Malam hanya akan berlangsung pada Sabtu malam dan Minggu malam. Selain itu, peningkatan kualitas parkir juga menjadi perhatian utama untuk mengakomodasi minat pengunjung yang semakin meningkat.


