Como siap menjalani pertandingan pekan ke-24 Liga Italia melawan AC Milan di Stadion Optus, Perth, Australia Barat, pada 8 Februari 2026. Menurut Como, jika FIFA memberikan restu, mereka bersedia bermain melawan Milan di Australia untuk memperkenalkan Liga Italia lebih luas ke dunia. Como menyadari bahwa perjalanan ini membutuhkan pengorbanan, kenyamanan, dan perubahan rutinitas, namun mereka percaya bahwa pengorbanan tersebut penting. Mereka menegaskan bahwa kegagalan sebuah liga untuk berkembang bisa berdampak negatif, seperti yang terjadi di Prancis dimana klub-klub terpuruk akibat masalah finansial.
Como berpendapat bahwa memperkenalkan Liga Italia ke tingkat global merupakan langkah penting agar Liga Inggris tidak lagi menjadi satu-satunya acuan dunia. Hal ini diharapkan dapat membantu tim Liga Italia untuk mendapatkan dukungan finansial tambahan. Mereka berkomitmen untuk memastikan kelangsungan hidup Serie A serta membangun masa depan dimana liga tersebut tetap kompetitif, dihormati, dan diakui secara global. Como juga ingin mengembalikan kejayaan Serie A pada era 1990-an ketika menjadi liga yang paling populer dan dicintai di dunia.
Igor Tudor, pelatih Juventus, juga mengekspresikan kekecewaannya setelah timnya gagal mengalahkan Milan dalam pertandingan terakhir. Hal ini menunjukkan bahwa persaingan di Liga Italia semakin sengit. Dengan langkah Como untuk bermain di Australia, diharapkan dapat semakin mengglobalisasikan Serie A dan membantu membangkitkan minat penonton di seluruh dunia terhadap liga tersebut. Semua pihak berharap Serie A bisa kembali menjadi liga terdepan yang dihormati dan dicintai oleh penggemar sepak bola dari berbagai belahan dunia.


