Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, mengungkapkan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di wilayahnya pada tahun 2024 menjadi Rp4,1 triliun meskipun ada efisiensi pemotongan Dana Transfer ke Daerah (TKD) mulai 2026. Menurut Erwin, kenaikan tersebut didukung oleh sentra-sentra Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang berjumlah 40.300 resto.
Erwin mengatakan bahwa peningkatan PAD salah satunya dikarenakan program UMKM Center yang telah dibuat di 30 kecamatan. UMKM Center merupakan pusat inkubasi bisnis bagi masyarakat, yang bertujuan melatih UMKM untuk berkembang. Pembangunan UMKM merupakan salah satu dari program prioritas dalam visi Kota Bandung Utama.
Visi utama Kota Bandung Utama memiliki makna tersendiri, yaitu Unggul, Terbuka, Amanah, Maju, dan Agamis. Kota Bandung telah memberikan beasiswa kuliah gratis bagi warga miskin sejak tahun 2015 untuk mengubah kehidupan mereka menjadi sejahtera. Erwin juga mendorong Kota Bandung untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang semakin maju, salah satunya melalui program UMKM Center.
Dalam visi Kota Bandung Utama, Erwin juga menekankan pentingnya nilai-nilai agama dengan memberikan pelatihan da’i, rumah tahfid, gerakan kaum mengaji, pesantren, dan program lainnya di setiap kecamatan. Dengan upaya-upaya ini, Kota Bandung diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakatnya.


