Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memberikan pujian kepada Presiden RI Prabowo Subianto atas peran dan kontribusinya dalam KTT Perdamaian Gaza yang diselenggarakan di Sharm El-Sheikh, Mesir. Dalam forum internasional yang dihadiri oleh sejumlah pemimpin dunia, Trump mengapresiasi komitmen kuat Presiden Prabowo terhadap upaya perdamaian di Timur Tengah. Pujian Trump ini menjadi sorotan karena menggarisbawahi posisi strategis Indonesia dalam diplomasi global dan mengakui peran aktif Prabowo dalam mendukung stabilitas dan rekonsiliasi di Gaza.
Dalam konferensi pers setelah KTT, Trump secara terbuka memuji Presiden Prabowo Subianto dalam kanal YouTube Sekretariat Presiden Indonesia. Dalam tanggapannya, Trump bersyukur kepada semua pemimpin dunia yang turut hadir dalam acara tersebut, termasuk Prabowo. Trump menyebut Prabowo sebagai sosok luar biasa dari Indonesia, yang kemudian disambut dengan tepuk tangan dari para pemimpin yang hadir di ruangan. Pasca-pujian, Prabowo dan Trump saling memberikan penghormatan dan berjabat tangan sebagai bentuk penghargaan antar pemimpin.
KTT Perdamaian Gaza dipimpin bersama oleh Presiden Amerika Serikat dan Presiden Mesir, Abdel Fattah el-Sisi. 27 negara dan sejumlah perwakilan organisasi internasional diundang untuk hadir dalam pertemuan tersebut. Salah satu tokoh yang dijadwalkan hadir adalah Presiden Palestina, Mahmoud Abbas. Mesir sebagai mediator regional memperkuat peran diplomatiknya dalam proses perdamaian Timur Tengah.
Dari KTT ini terbitlah deklarasi bersama yang ditandatangani oleh beberapa pemimpin negara di Timur Tengah, seperti Trump, Abdel Fattah el-Sisi, Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani, dan Recep Tayyip Erdogan. Namun, perwakilan Israel dan Hamas tidak hadir dalam proses penandatanganan deklarasi tersebut. Presiden Prabowo pun menyaksikan penandatanganan dokumen kesepakatan gencatan senjata di Gaza bersama para pemimpin dunia lainnya. Momen tersebut menjadi langkah bersejarah dalam upaya menyatukan komitmen global untuk mengakhiri konflik dan mewujudkan perdamaian berkelanjutan di wilayah Gaza.


