Pada hari Selasa, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami peningkatan setelah perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China mereda. IHSG dibuka dengan kenaikan dan indeks LQ45 juga mengalami kenaikan. Analis BNI Sekuritas, Fanny Suherman, memperkirakan IHSG akan rebound berkat kenaikan di bursa AS. Presiden AS, Donald Trump juga memberikan sinyal positif terkait perdagangan dengan China melalui media sosial. Pasar reagir terhadap ancaman sebelumnya dengan aksi jual besar-besaran. Musim laporan keuangan kuartal III-2025 akan dimulai, sementara pemimpin dunia dijadwalkan bertemu di Mesir. Pemerintah Indonesia juga mengambil langkah-langkah untuk mengendalikan harga pangan dan energi. Bursa saham Eropa dan AS menunjukkan kenaikan pada Senin (13/10), sementara bursa saham Asia mengalami pergerakan yang beragam. Kesimpulannya, IHSG mengalami kenaikan sebagai respons terhadap berbagai faktor eksternal dan internal yang memengaruhi pasar saham.


