Sunday, August 16, 2026
HomeKriminalitasTawuran Pelajar di Jakbar: Dampak Tempat Tinggal Sempit

Tawuran Pelajar di Jakbar: Dampak Tempat Tinggal Sempit

Badan Pemasyarakatan (Bapas) Jakarta Barat mengungkapkan bahwa maraknya tawuran yang melibatkan anak di wilayah tersebut salah satunya disebabkan oleh tempat tinggal yang sempit. Kepala Bapas Kelas I Jakbar, Sri Susilarti, mencontohkan latar belakang tawuran pelajar di wilayah Kecamatan Cengkareng, Kalideres, dan Tambora yang diakibatkan oleh rumah-rumah yang sempit. Menurutnya, kondisi ekonomi warga yang tercermin dari tempat tinggal adalah salah satu faktor sistemik yang menyebabkan tawuran pelajar. Selain faktor tempat tinggal, provokasi dari orang dewasa yang tidak bertanggung jawab juga menjadi faktor signifikan dalam keterlibatan anak dalam tawuran. Sri juga menyebut bahwa provokasi lewat media sosial antara sesama pelajar atau remaja juga menjadi pemicu tawuran. Untuk menangani hal ini, pihak Bapas Jakbar melakukan konseling terhadap anak berhadapan dengan hukum dan orang tua mereka. Selain itu, anak-anak yang dibina juga diberikan keterampilan dunia kerja. Program-program seperti kunjungan ke sekolah-sekolah dan penyuluhan hukum juga dilakukan secara berkala. Sejak Januari hingga Oktober 2025, Bapas Jakbar telah menangani 20 kasus tawuran yang melibatkan anak atau pelajar. Wilayah Jakarta Barat merupakan daerah terbanyak dalam kasus kekerasan yang melibatkan anak, dan pihak Bapas terus melakukan evaluasi terhadap hal ini.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer