Sunday, August 16, 2026
HomeLenggang JakartaEcoground Taman Peruri: Konsep Baru yang Ramah Lingkungan

Ecoground Taman Peruri: Konsep Baru yang Ramah Lingkungan

Festival daur ulang “Langkah Membumi Ecoground 2025” di Taman Kota Peruri Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, mengusung konsep interaktif dengan melibatkan sport dan eco workshop. Festival ini bertujuan untuk membangun kebiasaan ramah lingkungan di kalangan masyarakat. COO dan Co-Founder Blibli Lisa Widodo menjelaskan bahwa tema festival tahun ini adalah “CollaborAction for the Earth”, yang mengajak berbagai pihak untuk berkolaborasi dalam menciptakan perubahan nyata. Lisa Widodo menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menghasilkan dampak positif, serta memberikan edukasi dan keterampilan praktis kepada masyarakat agar dapat bertransisi menuju gaya hidup berwawasan lingkungan.

Selama acara berlangsung, pengunjung dapat mengikuti berbagai aktivitas sport dan wellness, seperti poundfit, yoga, bersepeda, serta workshop bersama psikolog dan ExplorAction Mission. Gelaran “Membumi Run” pada 9 November merupakan gerakan kolektif dimana setiap kilometer yang ditempuh akan bernilai sebagai penanaman satu pohon mangrove baru untuk bumi. Masyarakat dapat berkontribusi dengan menyumbang mulai dari Rp35 ribu untuk bibit mangrove dan mengikuti berbagai kegiatan menarik dalam festival yang berlangsung selama dua hari di Taman Kota Peruri.

Taman Kota Peruri dibagi menjadi empat zona yaitu Eco Motion (sport & wellness), Eco Market (produk berkelanjutan), Eco Labs (workshop praktis), dan Eco Stage (talkshow & hiburan). Sebagai rangkaian acara menuju festival Langkah Membumi Ecoground 2025, telah diadakan “Langkah Membumi Networking: Move for Good” dan “Langkah Membumi to University” di berbagai universitas terkemuka di wilayah Jabodetabek. Festival ini menjadi wadah pertukaran ide seputar keberlanjutan dan semangat kolaborasi di berbagai sektor. Ajang tahunan ini sebelumnya telah sukses diadakan dengan partisipasi ribuan pengunjung serta ratusan kolaborator.

Selama penyelenggaraan Langkah Membumi Festival 2024, acara tersebut berhasil mengukur dampak keberlanjutan secara komprehensif mengacu pada standar ISO 14040/44. Berbagai upaya dilakukan untuk mengurangi emisi karbon, menghemat energi listrik dan plastik, serta mengelola sampah secara bertanggung jawab. Sebagai salah satu acara publik pertama di Indonesia yang menerapkan pendekatan keberlanjutan dengan baik, festival ini menjadi contoh bagi acara-acara lain dalam hal kepedulian terhadap lingkungan dan pengelolaan acara yang ramah lingkungan.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer